Selasa, 10 September 2013

Haruskah si "dia" menyadarinya?

Pembicaraan setelah makan membawaku pada satu pertanyaan..
Haruskah si "dia" menyadari ketika kita marah?
Jawabanku adalah
YA. Kl dia ga tau trus apa bedanya dia sama temen? Temenku aja tau koq kl aku lg marah, masa dia ga..

Lalu timbul pertanyaan lain, sebel ga kl dtanya
"Kamu marah ya?"

Tentu aja jawabannya SEBEL. Hello, udah tau orang lagi marah, masa masih harus dkasih tau lagi sich!? Please deeeh. Adik aku aja tau kl aku lagi marah ga boleh dgituin, masa dia ga tau??

Lalu salah satu temenku dengan santainya nyeletuk
"Ntar dia jawab, emanknya gue dukun apa bisa tau!?"

Akhirnya aku mengambil kesimpulan bahwa kami berenam berbeda, jadi kami pun menginginkan hal yang berbeda (biar aman dan ga ada yang bertengkar sambil jontok-jontokan #lebay) ^0^
Hahahahaha..